Sejarah Ninja


     Seni 'nonuse' (seni bertindak diam-diam) merupakan praktik keagamaan para pendeta yang bertugas memberikan informasi kepada orang-orang di pemerintahan.
Tahun 794 - 1192 kebutuhan akan orang-orang nonuse semakin besar karena pada masa itu masyarakat dengan kelas-kelas tertentu saling bersaing dan menjatuhkan. Abad ke-16 ninja menjadi satu klan di kota Iga atau Koga, pada waktu itu ninja adalah intelejen tingkat tinggi dalam pemerintahan feodal raja-raja di Jepang. Pada tiap klan mengajarkan ilmu beladiri (ninjutsu) hanya pada keluarga mereka saja. Ninjutsu ini merupakan warisan leluhur dan dengan penyempurnaan seni perang dari generasi ke generasi.

0 komentar:

Post a Comment

Jangan segan-segan untuk berkomentar ^^
Berkomentarlah menggunakan bahasa yang baik

Komentar yang berbau SARA, Promosi Barang/Jasa, ataupun Konten Dewasa akan langsung di hapus oleh admin.