Jenis Jenis Hamster

Sejarah Singkat
Pada awalnya orang-orang tidak berminat untuk memelihara hamster, karena belum familier dibanding burung
ikan, kucing, dan anjing. Namun setelah megetahui berbagai informasi tentang binatang tersebut, banyak orang berubah pikiran dan tertarik,
salah satunya karena cara perawatan dan perkembangbiakan hamster yang  mudah.
Sifat-sifat hamster yang sangat lcu dan menggemaskan , seperti pemalas, tetapi suka berolahraga, suka bersembunyi, dan cinta kebersihan yang membuat para hobiis semakin sayang kepada hewan kecil ini.
Kehadiran hamster di Indonesia dapat dikatakan belum lama atau terlambat. Hewan kecil ini diketahui pertama kali masuk Indonesia sekitar 1994, padahal di Inggris sekitar 1950 sudah mulai berdiri klub-klub pecinta hamster. Di Inggris kontes-kontes hamster marak diadakan di seluruh penjuru negeri.

Jenis-Jenis Hamster
1. Phodopus campbelli (Campbell)

Ordo: Rodentia
Famili: Cricetidae.
Genus: Phodopus
Spesies: Phodopus campbelli





Hamster mini campbell ditemukan pertama kali dan berhasil ditangkap oleh W.C Campbell pada Juli 1902 di Tura, Mongolia. Untuk mengenang dan menghargai penemuannya ini, hamster tersebut diberi nama sesuai nama penemunya, yakni campbell. Secara umum hamster campbell warnanya beraneka ragam, kurang jinak (sering menggigit), ukuran tubuh lebih kecil daripada syria, kepala lebih lonjong, dan lebih mudah bereproduksi. Jumlah bayi rata-rata 4-6 ekor dengan masa bunting 18-22 hari. Sementara umur harapan hidup 1,5 - 2 tahun (betina umumnya berumur lebih pendek daripada jantan)

2. Phodopus roborovskii (Roborovskii)

Ordo: Rodentia.
Famili: Cricetidae
Genus: Phodopus
Spesies: Phodopus roborovskii





Hamster roborovskii berasal dari Rusia, Cina Utara, Manchuria, dan Mongolia Barat dan Timur. Hamster Jenis ini dikenal sebagai desert hamster atau hamster gurun. Habitat aslinya adalah tanah yang ditumbuhi sedikit semak. Hamster ini diberi nama roborovskii karena ditemukan oleh Letnan Roborovskii dan Koslor pada Juli 1894. Panjang tubuh roborovskii dewasa hanya 4 - 5 cm. Bulu hamster terkecil ini berwarna kuning keemasan dan berdiri, dengan perut berbulu putih dan sepasang warna putih pada bagian alis. Pada hamster ini terdapat kumis berwarna putih yang terlihat panjang dan bertubuh lebat. Roborovskii termasuk hiperaktif dan merupakan hamster yang memiliki gerakan paling cepat dan jarang terlihat diam, kecuali saat tidur. Meskipun tidak pernah menggigit, roborovskii tidak populer karena sikapnya terlalu gesit dan sulit ditangkap. Hamster ini memiliki tingkat reproduksi yang rendah. Hal ini ditandai dengan jumlah bayi rata-rata hanya 4 - 5 ekor dengan masa bunting 23 - 30 hari. Umur harapan hidupnya 3 - 3,5 tahun.

3. Cricetus griseus (Chinese)

Ordo: Rodentia
Famili: Cricetidae
Genus: Cricetus
Spesies: Cricetus griseus






Hamster cina berasal dari Cina Utara, yaitu sekitar Peking atau Beijing dan Mongolia. Hamster ini termasuk dalam golongan rat-like hamster, hamster yang mirip tikus. Hamster cina memiliki tubuh yang ramping menyerupai bentuk tubuh tikus sehingga disebut rat-like body. Hamster ini juga mempunyai ekor yang relatif panjang, yakni sekitar 2 cm. Panjang tubuh hamster cina dewasa dapat mencapai 10 - 12 cm.
Hamster cina memiliki gerakan yang gesit sehingga sulit ditangkap. Hamster cina juga mempunyai perilaku yang unik, yaitu terkadang mau berkumpul dengan jenis yang lain, tetapi terkadang tidak mau berkumpul.

 


0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan segera apabila ada link posting atau download yang mati, maka kami akan segera memperbaikinya!

Jangan segan-segan untuk berkomentar ^^
Berkomentarlah menggunakan bahasa yang baik

NO SPAM AND NO SARA!