PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork
Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Apa Itu Jihad?

Apa Itu Jihad?

Apa Itu Jihad? - Hi sahabat Tareqi-sensei! Tahukah kalian apa sebenarnya yang dimaksud dengan jihad? Jihad adalah perbuatan mencapai kebaikan dan membela agama serta melawan kemunkaran  Jihad merupakan tema sentral islam. Bahkan umat Syiah memasukan jihad sebagai rukun islam keenam. Jihad dalam Al-Qur'an yang turun di Mekah (Q.16:110; 22:78; 29:6,69) mengandung arti "sungguh-sungguh melakukan sesuatu." Jihad sering pula disalah-artikan sebagai perang. Perintah atau izin untuk berperang turun ketika ancaman musuh membahayakan Islam, namun hanyalah cara bertahan, bukan menyerang (Q.2:190). Seruan permanen dalam Islam adalah perdamaian, bukan perang. Bentuk lain jihad adalah menolong orang yang membutuhkan dengan harta (Q.8:72) dan berjihad dengan Al-Qur'an, yakni mengajak manusia ke jalan yang benar (Q.25:51-52).

Jihad-Ijtihad-Mujahadah
Jihad berasal dari kata juhd, yang kemudian berkembang dalam konsep ijtihad dan mujahadah. Semuanya berarti "upaya dengan kesungguhan penuh," meskipun tingkatnya berbeda: jihad bersifat fisik (jasmani), ijtihad bersifat pikiran (rasio), dan mujahadah bersifat rohani. Ketiganya sejalan dengan tiga lapis unsur diri manusia (jasmani-nafsani[rasio]-rohani). Ketiga upaya ini terkait pula dengan etos dinamika islam. Dalam Al-Qur'an (Q.29:69) dikemukakan bahwa Allah SWT akan menunjukan jalan kepada orang yang berusaha dengan kesungguhan penuh.


Hukum Jihad
Apabila musuh berusaha membinasakan Islam atau mengotori kehormatannya, maka jihad dalam arti perang wajib bagi kaum muslim. Jika tidak mampu dengan jiwa, maka mereka wajib berjihad dengan harta untuk mendukung kaum muslim yang berperang (Q.9:38-41). Jihad bersifat fardu kifayah (dilakukan oleh sebagian) apabila negeri muslim itu memiliki orang yang dipersiapkan untuk menghadapi musuh. Tetapi apabila mereka tidak mampu, maka kewajiban jihad berlaku bagi semua kaum muslim.

Keutamaan Jihad
Jihad ditujukan semata-mata untuk Allah SWT dan dilakukan dengan sungguh-sungguh (Q.22:78), meskipun hasilnya bagi manusia (Q.29:6). Tujuan jihad adalah untuk mengharapkan rahmat Allah (Q.2:218) dan memperoleh keberuntungan (Q.5:35). Allah SWT berjanji memberi petunjuk bagi orang yang berjuang di jalan-Nya-jihad fisabilillah (Q.29:69). Jihad memiliki nilai keutamaan tertinggi, yaitu surga. Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa yang dua telapak kakinya berdebu dalam sabilillah, maka Allah mengharamkan api neraka kepadanya" (HR. Bukhari).

Jihad

Macam Jihad
Dari segi materinya, ada dua macam jihad:
  1. Jihad harta
  2. Jihad jiwa
Adapun dari segi objeknya, ada tiga tujuan jihad:
  1. Menghadapi musuh yang nyata, seperti orang kafir dan munafik
  2. Untuk tidak mengikuti langkah setan
  3. Untuk tidak mengikuti hawa nafsu dalam diri manusia
Perang lawan nafsu adalah jihad terbesar (jihad akbar), bahkan perang dahsyat sekali pun disebut jihad lebih kecil (jihad asgar).

Termasuk dalam jihad adalah membangun masjid
Termasuk dalam jihad adalah membangun masjid.

Strategi Jihad
Jihad membutuhkan strategi (Q.8:60), yakni upaya untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan musuh. Apabila kekuatan musuh tidak tertandingi, maka diperlukan kesabaran untuk tetap bersemangat. Allah SWT menjamin bahwa kesabaran dapat mengalahkan musuh yang berjumlah lebih banyak (Q.8:65-66). Demikian pula jihad melawan setan, yang merayu dari empat penjuru: muka, belakang, kiri, kanan (Q.7:17). Dua penjuru lain tidak bisa dimasuki setan: atas (kehadiran Allah) dan bawah (kesadaran manusia akan kelemahannya di hadapan Allah). Untuk mengalahkan setan, manusia harus berlindung kepada Allah dengan berzikir. Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya setan itu bercokol di hati anak Adam; apabila ia berzikir, maka setan mundur menjauh, dan apabila ia lengah, maka setan berbisik" (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas). 

Sekian postingan saya mengenai "Apa Itu Jihad?" Semoga bermanfaat bagi yang membacanya dan yang membagikannya :)

Zaid Bin Sabit


Heyy sobat apa kabar? semoga kalian baik2 saja haha :D kali ini saya akan membahas mengenai sahabat Rasulullah SAW yang sangat berjasa dalam Islam. Apakah jasanya? :o sahabat Nabi ini berperan penting dalam penyusunan mushaf (lembaran) Al-Qur'an. Ia bernama Zaid Bin Sabit. Zaid merupakan sahabat Nabi dari kaum Anshar dan berasal dari suku Khazraj. Ia lahir di Madinah pada tahun 11 SH/611 M. Zaid masuk Islam pada tahun pertama Hijriah. Sejak muda, ia sudah hafal surah dan ayat yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW ketika berada di Madinah. Ia diangkat menjadi sekretaris Nabi untuk menulis wahyu yang turun dan menulis surat-surat kepada orang Yahudi. Zaid juga dikenal ahli dalam ilmu Al-Qur'an, tafsir, hadis, dan fara'id (pembagian harta pusaka). Dengan keahliannya itu ia dijuluki "ulama masyarakat". Setelah Rasulullah SAW wafat, Zaid memegang peranan penting dalam urusan pemerintahan di Madinah. Zaid wafat di Madinah pada 45 H/665 M.

Penyusun Mushaf
Peran Zaid yang paling besar dalam sejarah adalah saat ia menjadi ketua panitia penyusun mushaf Al-Qur'an. Setelah Perang Yamamah (633 M/12 H), Abu Bakar, atas saran Umar bin Khattab, meminta Zaid melakukan penyusunan surah-surah dan ayat-ayat Al-Qur'an, karena Abu Bakar khawatir jika para sahabat yang hafal ayat-ayat Al-Qur'an lebih dulu wafat. Dalam melakukan tugas tersebut, Zaid berpegang pada dua prinsip, yaitu hafalan para sahabat, termasuk dirinya sendiri, dan tulisan ayat-ayat Al-Qur'an dari masa Nabi Muhammad SAW, yang ada di tangan para sahabat.

Ahli Tafsir dan Kiraah
Zaid juga dikenal sebagai ahli tafsir dan kiraah (cara membaca) Al-Qur'an, sejajar dengan Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud, Mu'az bin Jabal, dan Ubay bin Ka'b. Setelah Mu'az, Ubay, dan Ibnu Mas'ud wafat, Zaid dianggap sebagai imam tafsir dan kiraah. Khalifah Umar pun selalu menunjuknya sebagai imam Masjid Madinah, jika ia berhalangan. Selain itu, Zaid juga dikenal sebagai perawi hadis. Menurut kitab Sahihain (kitab hadis Imam Bukhari dan Muslim), terdapat 92 hadis yang diriwayatkan oleh Zaid.

Ahli Fikih dan Fara'id
Dalam bidang ilmu fikih dan fara'id, Zaid menduduki posisi penting di kalangan para sahabat. Khalifah Umar dan Usman memandangnya sebagai sahabat yang paling dipercaya dalam memberikan fatwa. Zaid memang menjabat sebagai mufti (ahli fatwa) Madinah pada masa mereka. Fatwa Zaid yang paling berpengaruh adalah dalam bidang fara'id. Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda, "Yang paling ahli dalam ilmu fara'id di antara kalian adalah Zaid bin Sabit" (HR. Ibnu Majah dan Ahmad bin Hanbal). Pengaruh Zaid dalam bidang fara'id sangat dirasakan dalam beberapa mazhab, khususnya Syafi'i dan Hanbali.


Al-Qur'an yang kita kenal sekarang ini merupakan penyempurnaan dari kodifikasi Alqur'an yang dilakukan oleh Zaid bin Sabit dan para sahabat lainnya.


KADI MADINAH
Zaid pernah dipercaya untuk mengurus pemerintahan ketika Umar bin Khattab dan Usman bin Affan melaksanakan ibadah haji. Dia membuat daftar nama orang-orang yang akan duduk di dewan yang dibentuk Khalifah Umar. Zaid juga pernah mendampingi Umar saat menerima penyerahan pintu Yerusalem, dan diutus untuk menguus masalah harta rampasan perang setelah Perang Yarmuk (20 Agustus 636). Peran penting lainnya adalah saat ia diangkat menjadi kadi Madinah dan menteri keuangan pada masa pemerintahan Usman.

Sekian informasi mengenai sahabat Rasulullah SAW, semoga dapat bermanfaat bagi semuanya ^^

Apabila Sangkakala Dtiup...

 


✐ Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yang lain. Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yang tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.

Tanda Tanda Kiamat Menurut Islam

Daripada Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra. berkata: “Datang kepada kami Rasulullah saw. dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang. Lalu beliau bersabda: “Apa yang kamu perbincangkan?”. Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari qiamat”.

Lalu Nabi saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya: “Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”.

Pengertian Akhirat

Alam Akhirat adalah alam yang kekal dan abadi yang ada setelah terjadi kiamat, dan alam semesta ini dihancur-leburkan (Q.56:1-6). Akhirat (Ar.: al-akhirah) secara harfiah berarti "yang terakhir" atau "yang kemudian". Akhirat merupakan tempat Allah SWT memberikan balasan kepada para hamba-Nya atas segala perbuatan mereka selama di dunia.